← Cara Membuat Produk Digital

Cara Jualan Produk Digital

Kalau udah punya produknya, tahap terakhir adalah jualan. Cara jualan produk digital tuh macem-macem. Bisa dijual di website sendiri, di shopee, di lynk id, bahkan di platform khusus buat menjangkau market dari luar negeri. Lebih lengkap mengenai cara jualan produk digital akan kami bahas di sini.

Jualan produk digital itu fleksibel banget karena bisa dilakukan di banyak tempat. Kamu bisa pakai marketplace kayak Shopee atau Tokopedia, masuk ke pasar luar negeri lewat Gumroad atau Etsy, manfaatin TikTok buat tarik trafik, sampai bikin website sendiri biar punya kontrol penuh. Tiap platform ada trik dan caranya sendiri, jadi penting banget buat tahu langkah-langkahnya biar jualan makin lancar. Dan di postingan kali ini, kami akan membahas tuntas mengenai cara jualan produk digital di berbagai platform.

Apa Itu Produk Digital?

Kalau mendengar istilah produk, kebanyakan orang pasti langsung membayangkan barang fisik seperti baju, sepatu, atau makanan. Padahal, ada satu jenis produk yang semakin populer dan banyak diminati, yaitu produk digital. Produk digital adalah segala bentuk produk yang berbasis file atau layanan digital dan bisa diakses secara online. Contohnya bisa berupa e-book, kursus online, template desain, musik digital, aplikasi, hingga foto atau video yang bisa dijual melalui platform tertentu. Lebih lengkapnya, kamu bisa cek di postingan tentang 20 contoh produk digital Dengan kata lain, produk digital tidak memiliki bentuk fisik, melainkan hadir dalam bentuk file yang bisa langsung digunakan setelah dibeli.

Produk digital menjadi solusi praktis di era serba online seperti sekarang. Bayangkan, hanya dengan sekali membuat produk, kamu bisa menjualnya berkali-kali tanpa harus mengulang proses produksi. Inilah yang membuat produk digital begitu menarik untuk dijadikan sumber penghasilan. Selain itu, konsumen pun semakin terbiasa dengan format digital karena kemudahan akses dan efisiensinya. Jadi, tidak heran kalau semakin banyak orang yang mulai mencari tahu cara jualan produk digital sebagai langkah awal membangun bisnis online.

Kelebihan Jualan Produk Digital

Salah satu alasan kenapa banyak orang melirik bisnis ini adalah karena kelebihannya yang tidak dimiliki oleh produk fisik. Jualan produk digital bisa dibilang jauh lebih sederhana, efisien, dan menguntungkan. Kalau biasanya bisnis konvensional membutuhkan modal besar untuk stok barang, biaya gudang, hingga ongkos kirim, produk digital justru membebaskanmu dari keribetan tersebut. Berikut beberapa keunggulan utama yang bisa membuat kamu semakin tertarik untuk mulai mencoba cara jualan produk digital.

Tidak Perlu Stok Barang

Dalam bisnis produk fisik, stok barang menjadi hal yang wajib dipikirkan. Kamu harus menghitung modal untuk membeli barang, memastikan jumlah stok cukup, serta mengelola persediaan agar tidak menumpuk. Hal ini jelas membutuhkan biaya dan tenaga ekstra. Sementara itu, produk digital tidak memerlukan stok sama sekali. Setelah produk selesai dibuat, kamu bisa menjualnya berkali-kali tanpa takut kehabisan. Bahkan satu file yang sama bisa dibeli oleh ribuan orang, dan kamu tetap bisa memberikan pengalaman yang sama kepada setiap pembeli.

Tidak Perlu Packing

Buat kamu yang pernah jualan produk fisik, pasti tahu betapa merepotkannya proses packing. Mulai dari menyiapkan kardus, bubble wrap, hingga menempelkan label pengiriman. Semua itu memakan waktu dan tenaga. Nah, dengan produk digital, proses ini tidak lagi diperlukan. Produk bisa langsung dikirim dalam bentuk file digital ke pembeli, baik melalui email, link download, atau akses ke platform tertentu. Praktis sekali, kan?

Tidak Perlu Pengiriman

Masalah lain yang sering muncul dalam jualan produk fisik adalah pengiriman. Mulai dari ongkos kirim yang mahal, paket yang hilang, hingga keterlambatan dari jasa ekspedisi. Semua itu bisa menjadi tantangan yang melelahkan. Namun, dengan produk digital, kamu tidak perlu memikirkan pengiriman. Produk bisa langsung diterima pembeli dalam hitungan detik begitu pembayaran selesai. Ini bukan hanya menghemat biaya, tapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan karena mereka bisa langsung menggunakan produk yang dibeli.

Tidak Perlu Gudang

Bisnis produk fisik biasanya membutuhkan tempat penyimpanan atau gudang. Semakin besar bisnismu, semakin besar juga ruang yang dibutuhkan. Ini tentu memerlukan biaya tambahan. Untungnya, dalam bisnis produk digital, kamu tidak perlu gudang sama sekali. Semua produk bisa disimpan dalam bentuk file di komputer, cloud storage, atau platform penjualan digital. Ruang yang kamu butuhkan hanyalah ruang penyimpanan digital, yang tentu jauh lebih hemat.

Margin Untung Tinggi

Karena tidak perlu memikirkan stok, packing, pengiriman, atau gudang, otomatis biaya operasional dalam bisnis produk digital jauh lebih rendah. Hal ini membuat margin keuntungan yang bisa didapatkan menjadi lebih tinggi. Bahkan, ada produk digital yang bisa dijual ratusan ribu hingga jutaan rupiah, padahal modal pembuatannya sangat kecil. Jadi, bisa dibilang, bisnis ini punya potensi profit yang sangat menggiurkan.

Biaya Produksi Rendah

Satu hal yang membuat bisnis ini semakin menarik adalah biaya produksinya yang rendah, bahkan ada kalanya tanpa modal sama sekali. Misalnya, kamu membuat e-book berdasarkan pengalaman pribadi, maka modal utamanya hanyalah waktu dan tenaga untuk menulis. Begitu juga dengan kursus online, di mana kamu hanya perlu kamera dan mikrofon sederhana. Setelah produk selesai dibuat, biaya tambahan hampir tidak ada lagi. Kamu bisa menjual produk yang sama berkali-kali tanpa harus mengeluarkan biaya produksi ulang.

Return to Sender (RTS) Rendah

Dalam bisnis produk fisik, seringkali ada masalah pengembalian barang atau return to sender. Entah karena alamat salah, pembeli tidak ada di tempat, atau produk rusak di perjalanan. Hal ini tentu menambah kerugian. Untungnya, dalam bisnis produk digital, risiko seperti ini hampir tidak ada. Produk dikirim dalam bentuk file digital yang langsung bisa diunduh atau diakses oleh pembeli. Kalaupun ada komplain, biasanya lebih ke masalah teknis seperti link tidak bisa dibuka, yang solusinya jauh lebih sederhana dibanding harus menarik kembali barang fisik.

Cara Jualan Produk Digital

Kalau kamu sudah paham apa itu produk digital dan kenapa bisnis ini menarik, sekarang waktunya masuk ke hal yang paling sering ditanyakan: gimana cara jualan produk digital? Jawabannya nggak cuma satu, karena ada banyak pilihan yang bisa kamu coba sesuai kebutuhan dan kondisi kamu sendiri. Justru di sinilah serunya, kamu bisa fleksibel menentukan jalur yang paling pas.

Ada orang yang lebih nyaman jualan lewat platform sendiri, misalnya bikin website atau toko online pribadi. Cara ini bikin kamu lebih bebas ngatur tampilan, sistem pembayaran, sampai cara promosi. Ada juga yang langsung masuk ke marketplace besar seperti Shopee. Karena penggunanya sudah banyak, produk digital kamu punya peluang lebih cepat ditemukan pembeli.

Kalau kamu aktif di media sosial, ada pilihan lain yang lebih simpel, yaitu pakai Lynk ID. Kamu bisa bikin satu link berisi semua produk digital kamu, lalu bagikan ke profil atau konten. Jadi orang yang penasaran tinggal klik link itu dan langsung lihat apa saja yang kamu jual. Praktis banget kalau kamu sudah punya audiens sendiri di Instagram, TikTok, atau platform lain.

Selain itu, produk digital juga bisa kamu pasarkan ke luar negeri. Misalnya jual e-book di Amazon, desain di marketplace internasional, atau kursus online untuk audiens global. Peluangnya besar, dan harga jualnya pun bisa lebih tinggi dibanding di pasar lokal. Menarik, kan?

Cara Jualan Produk Digital di Shopee

Banyak orang mengira Shopee cuma bisa dipakai untuk jualan produk fisik seperti baju, tas, atau perlengkapan rumah tangga. Padahal, Shopee juga bisa kamu manfaatkan untuk jualan produk digital. Kuncinya ada di fitur termasuk ongkos kirim. Kalau fitur ini aktif, pembeli nggak akan dibebani ongkir meskipun sistem Shopee biasanya selalu menghitung ongkos kirim. Karena itu, fitur ini pas banget buat kamu yang mau coba cara jualan produk digital di Shopee.

1. Daftar Sebagai Seller di Shopee

Langkah pertama dari cara jualan produk digital di shopee, kamu perlu bikin akun penjual dulu. Caranya gampang, cukup daftar di aplikasi Shopee, isi data toko, lalu lengkapi informasi yang diminta. Setelah akun seller jadi, kamu bisa langsung menambahkan produk digital yang mau dijual.

2. Aktifkan Fitur Termasuk Ongkos Kirim

Supaya pembeli nggak kena biaya kirim, kamu harus mengaktifkan fitur termasuk ongkos kirim. Cara mengaktifkannya adalah dengan request lewat form resmi Shopee atau klik link yang sudah disediakan (link ini bisa kamu sisipkan nanti). Setelah request terkirim, tinggal tunggu approval dari pihak Shopee. Kalau sudah disetujui, produk digital kamu bisa langsung dijual tanpa ribet masalah ongkir.

3. Tunggu Approval dari Shopee

Biasanya butuh waktu beberapa hari sampai pihak Shopee menyetujui permintaan kamu. Kalau sudah approve, sistem toko kamu akan otomatis menyesuaikan. Jadi, pembeli bisa checkout produk digital tanpa harus bayar ongkir lagi.

Kalau request kamu ternyata nggak di-approve, masih ada cara lain. Kamu tetap bisa jualan produk digital pakai akun biasa. Memang pembeli tetap akan dikenakan ongkos kirim, tapi ongkir itu bisa kamu kembalikan setelah transaksi selesai lewat ShopeePay atau transfer bank. Supaya nggak bikin bingung, cantumkan aturan ini dengan jelas di deskripsi produk. Jadi pembeli tahu bahwa ongkir yang mereka bayar akan diganti lagi.

Dengan cara-cara ini, kamu tetap bisa menjual produk digital di Shopee. Mengingat pengguna Shopee di Indonesia sangat banyak, peluang produk kamu dilihat calon pembeli juga makin besar.

Cara Jualan Produk Digital di Tokopedia

Kalau tadi kita sudah bahas Shopee, sekarang mari masuk ke Tokopedia. Meskipun belum ada fitur termasuk ongkos kirim seperti di Shopee, bukan berarti kamu nggak bisa jualan produk digital di sini. Justru, pengguna Tokopedia jumlahnya juga sangat besar dan sayang banget kalau dilewatkan. Dengan strategi yang tepat, cara jualan produk digital di Tokopedia bisa tetap berjalan lancar dan menghasilkan penjualan.

Memang, sistem Tokopedia masih otomatis menghitung ongkos kirim, padahal produk digital sebenarnya nggak butuh pengiriman fisik. Tapi ada trik yang bisa dipakai. Sama seperti di Shopee, pembeli akan tetap membayar ongkir saat checkout, lalu ongkir tersebut bisa kamu kembalikan ke mereka lewat transfer bank atau e-wallet. Dengan cara ini, transaksi tetap terlihat normal di sistem Tokopedia, tapi pembeli tidak benar-benar terbebani ongkos kirim. Supaya nggak menimbulkan kebingungan, aturan ini perlu kamu tuliskan jelas di deskripsi produk.

1. Bikin Akun Tokopedia Seller

Langkah awal cara jualan produk digital di Tokopedia tentu dengan mendaftar sebagai seller. Kamu tinggal membuat akun seller, melengkapi data toko, dan mengisi informasi sesuai yang diminta. Semakin lengkap profil toko, semakin besar juga kepercayaan calon pembeli terhadap produk digital yang kamu tawarkan.

2. Upload Produk Digital

Setelah akun selesai dibuat, kamu bisa langsung upload produk digital yang ingin dijual. Pastikan judul dan deskripsinya jelas agar calon pembeli mudah mengerti. Di bagian deskripsi, jangan lupa tulis aturan main mengenai ongkos kirim. Misalnya, cantumkan bahwa ongkir akan diganti kembali setelah transaksi selesai. Penjelasan yang jujur dan terbuka akan membuat pembeli lebih nyaman.

3. Kirim Produk Lewat Media Digital

Setelah pembeli melakukan pembayaran, kamu bisa mengirimkan produk digital melalui media yang aman dan praktis, misalnya link Google Drive atau langsung ke email pembeli. Cara jualan produk digital di Tokopedia dengan metode ini terbukti efektif karena pembeli bisa menerima produk dengan cepat tanpa perlu menunggu kurir.

Meskipun Tokopedia belum menyediakan fitur khusus untuk jualan produk digital, bukan berarti kamu harus melewatkannya. Dengan jumlah pengguna yang besar, cara jualan produk digital di Tokopedia tetap punya potensi besar. Selama kamu transparan soal aturan ongkir dan disiplin mengirimkan produk tepat waktu, peluang sukses tetap terbuka lebar.

Cara Jualan Produk Digital di Lynk.id

Kalau kamu nyari platform yang simpel tapi powerful buat jualan produk digital, Lynk.id bisa jadi pilihan terbaik. Cara jualan produk digital di Lynk.id tergolong mudah karena sistemnya sudah otomatis mengurus pembayaran sekaligus pengiriman produk. Jadi kamu nggak perlu repot lagi mikirin hal teknis seperti transfer manual atau kirim file satu per satu. Begitu ada pembeli yang bayar, produk langsung bisa diakses sesuai link yang sudah kamu set sebelumnya.

Keunggulan lain dari Lynk.id ada di sistem pembayarannya. Platform ini sudah support banyak metode pembayaran, mulai dari transfer bank, kartu kredit, e-wallet populer, QRIS, sampai pembayaran di minimarket seperti Alfamart. Dengan pilihan selengkap ini, pembeli jadi lebih leluasa memilih cara bayar yang nyaman buat mereka. Hasilnya, peluang transaksi sukses juga makin besar.

1. Bikin Akun di Lynk.id

Langkah pertama tentu bikin akun dulu di Lynk.id. Proses registrasinya cukup cepat, kamu hanya perlu mengisi data dasar seperti email, nomor telepon, dan informasi akun yang dibutuhkan. Setelah akun aktif, kamu bisa langsung masuk ke dashboard untuk mulai jualan.

2. Tambahkan Produk Digital

Setelah login, di halaman utama pilih menu Digital Product untuk menambahkan produk digital pertama kamu. Isi detail produk mulai dari judul atau nama produk, gambar yang relevan, deskripsi produk yang jelas, serta link akses produk digital tersebut. Link ini bisa berupa link Google Drive, website, atau platform lain yang kamu gunakan untuk menyimpan produk.

3. Atur Harga dan Publikasikan Produk

Langkah berikutnya adalah menentukan harga produk digital kamu. Pastikan harga sesuai dengan nilai dan manfaat yang ditawarkan. Kalau sudah, klik tombol Add Digital Product. Dalam hitungan detik, produk kamu sudah live dan siap dijual. Cara jualan produk digital di Lynk.id benar-benar praktis karena semua sistem pembayaran dan pengiriman produk sudah otomatis bekerja.

Dengan kemudahan ini, cara jualan produk digital di Lynk.id bisa jadi solusi terbaik buat kamu yang ingin fokus ke pengembangan produk dan promosi, tanpa pusing mikirin urusan teknis. Cukup buat sekali, upload, dan biarkan sistem Lynk.id yang mengurus sisanya.

Cara Jualan Produk Digital ke Luar Negeri

Karena produk digital tidak perlu dikirim secara fisik, kamu bisa menjualnya ke mana saja termasuk ke luar negeri. Jadi kalau tujuanmu ekspansi pasar, langkahnya sesimpel membuat produk yang punya nilai untuk audiens internasional, menyiapkan metode pembayaran yang menerima mata uang asing, lalu membagikan link penjualan ke kanal promosi yang tepat.

Salah satu platform yang sering dipakai kreator untuk jualan ke pasar global adalah Gumroad. Gumroad adalah platform e commerce yang dibuat untuk memudahkan kreator menjual digital product langsung ke audiens mereka. Di Gumroad kamu bisa buat halaman produk simpel, terima pembayaran internasional, dan langsung kasih akses ke file atau link setelah pembeli melakukan pembayaran.

Kenapa Gumroad cocok untuk cara jualan produk digital ke luar negeri? Pertama sistem checkoutnya sudah siap untuk pembeli asing sehingga proses pembelian terasa familiar. Kedua sistem pembayaran dan payout Gumroad memproses kartu kredit dan transfer lewat penyedia pembayaran sehingga kamu tidak perlu atur semua teknis pembayaran sendiri. Ketiga mulai 2025 Gumroad juga mengurus pemungutan dan pelaporan pajak tertentu sebagai merchant of record sehingga urusan pajak untuk penjualan lintas negara jadi lebih mudah bagi penjual. Jika kamu perlu detail soal metode pencairan dana dan verifikasi identitas, dokumentasi resmi Gumroad menjelaskannya di halaman bantuan mereka.

Perlu juga kamu tahu soal biaya. Gumroad menerapkan struktur biaya per transaksi yang mencakup potongan platform ditambah biaya pemrosesan kartu kredit pada tiap penjualan. Karena itu ketika menghitung harga jual untuk pasar luar negeri, perhitungkan fee platform dan biaya konversi mata uang supaya margin kamu tetap sehat. Informasi resmi tentang struktur biaya tersedia di halaman pricing dan bantuan Gumroad.

1. Buat akun Gumroad

Buka gumroad.com lalu daftar sebagai creator. Proses pendaftaran simpel: isi email, nama toko atau profil, dan lengkapi data dasar. Setelah akun aktif, dashboard Gumroad akan menuntun kamu ke langkah berikutnya untuk menambahkan produk dan mengatur payout.

2. Lengkapi pengaturan payout dan verifikasi

Sebelum bisa menerima pembayaran penuh, lengkapi halaman payout. Gumroad memproses pembayaran lewat penyedia tertentu dan mungkin meminta verifikasi identitas tergantung negara kamu. Pilih metode pencairan yang tersedia untuk wilayahmu dan isi data bank atau akun PayPal sesuai instruksi. Ini penting supaya uang hasil penjualan bisa cair ke rekening kamu tanpa masalah.

3. Tambah produk digital

Di dashboard klik untuk menambah produk baru lalu pilih opsi digital product. Isi judul produk yang jelas, deskripsi yang menjelaskan manfaatnya untuk pembeli internasional, dan unggah file atau masukkan link akses jika kamu menyimpan produk di layanan lain. Tambahkan gambar sampul yang informatif supaya calon pembeli langsung paham apa yang mereka dapatkan.

4. Atur harga, pajak, dan opsi checkout

Tentukan harga dalam mata uang yang sesuai target pasar. Perhatikan bahwa platform akan memotong fee platform dan processing fee sehingga harga net yang kamu terima berbeda. Untuk pasar luar negeri, pertimbangkan juga pengaturan pajak atau VAT jika relevan. Seperti disebutkan sebelumnya Gumroad menangani beberapa kewajiban pajak sebagai merchant of record sehingga beban administrasi pajak untuk penjual bisa lebih ringan. Cantumkan juga bahasa singkat tentang lisensi penggunaan agar pembeli paham hak yang mereka dapat setelah membeli.

5. Publikasikan dan bagikan link penjualan

Setelah produk siap, publish dan salin link produk. Gumroad memberi link langsung ke halaman checkout yang bisa kamu bagikan di media sosial, newsletter, atau website. Karena targetmu pasar luar negeri, sesuaikan bahasa promosi, jelaskan format file yang dibeli, dan tambahkan panduan singkat cara akses setelah pembelian. Ini akan menurunkan hambatan bagi pembeli yang mungkin belum familiar dengan produkmu.

6. Tangani pelanggan internasional dan payout

Siapkan template email untuk mengirim link download atau instruksi setelah pembayaran. Jika ada masalah akses beri panduan troubleshooting singkat. Periksa jadwal payout Gumroad supaya kamu paham kapan dana akan masuk ke rekening. Jika perlu, konversi mata uang hasil pencairan dan hitung biaya yang terlibat untuk memastikan arus kas tetap sehat.

Cara Jualan Produk Digital di Etsy

Selain Gumroad, ada satu platform lain yang nggak kalah populer untuk pasar global, yaitu Etsy. Banyak orang mengenal Etsy sebagai marketplace untuk produk handmade dan kerajinan, padahal platform ini juga mendukung jualan produk digital. Artinya, kamu bisa memanfaatkan cara jualan produk digital di Etsy sebagai pintu masuk ke pasar luar negeri yang sudah terbiasa belanja produk kreatif secara online.

Etsy sendiri adalah marketplace internasional yang fokus pada produk unik, kreatif, dan personal. Audiens utama Etsy biasanya datang dari negara-negara Barat, terutama Amerika dan Eropa. Mereka terbiasa membeli file digital seperti printable, template desain, planner, font, ilustrasi, bahkan undangan digital. Jadi kalau kamu punya karya digital yang estetik dan punya nilai guna, cara jualan produk digital di Etsy bisa jadi strategi yang menjanjikan.

Jenis produk digital yang cocok untuk dijual di Etsy misalnya desain poster printable, template undangan pernikahan, template kalender, planner digital, font hasil karya sendiri, ilustrasi digital, atau file crochet/knitting pattern. Produk-produk ini laku keras di Etsy karena banyak pembeli lebih suka langsung download dan cetak sendiri ketimbang beli barang fisik. Nah, inilah alasan kenapa cara jualan produk digital di Etsy bisa jadi peluang besar buat kamu yang punya kemampuan desain atau kreativitas digital lainnya.

1. Buat Akun Seller di Etsy

Langkah pertama cara jualan produk digital di Etsy tentu dengan mendaftar sebagai seller. Kamu tinggal bikin akun, isi data toko, dan pilih kategori yang sesuai. Lengkapi profil toko dengan foto, deskripsi, dan kebijakan yang jelas supaya terlihat profesional di mata pembeli luar negeri.

2. Upload Produk Digital

Setelah akun seller jadi, kamu bisa langsung mulai upload produk digital. Di bagian pengaturan listing, pilih opsi digital product. Masukkan judul produk, deskripsi lengkap, gambar preview, serta file digital yang akan dijual. Pastikan file yang diupload sesuai standar Etsy, biasanya format PDF, JPG, atau ZIP.

3. Tentukan Harga dan Atur Lisensi

Di Etsy, kamu bisa menentukan harga sesuai dengan kualitas produk. Karena pasar luar negeri terbiasa dengan harga yang lebih tinggi, jangan takut untuk memberi harga yang pantas. Jangan lupa juga tambahkan catatan tentang lisensi atau hak penggunaan, apakah hanya untuk personal use atau boleh dipakai secara komersial. Informasi ini penting agar pembeli paham batasan penggunaan produk digital kamu.

4. Publikasikan Produk

Kalau semua detail sudah diisi, klik publish untuk menerbitkan produk digital kamu di Etsy. Begitu live, produk akan muncul di etalase toko dan bisa ditemukan oleh jutaan pengguna Etsy di seluruh dunia. Cara jualan produk digital di Etsy ini sangat praktis karena sistemnya otomatis: begitu pembeli bayar, mereka langsung bisa download produk yang sudah kamu upload.

Dengan kombinasi audiens global yang besar dan sistem yang sudah mendukung produk digital, cara jualan produk digital di Etsy layak banget kamu coba. Apalagi kalau kamu punya produk dengan sentuhan kreatif, estetik, atau unik, Etsy bisa jadi tempat yang pas untuk menjangkau pembeli internasional.

Cara Jualan Produk Digital di TikTok

TikTok bukan cuma tempat buat joget atau hiburan, tapi juga bisa jadi ladang bisnis kalau kamu tahu cara mainnya. Meskipun TikTok Shop saat ini lebih fokus pada produk fisik, sebenarnya cara jualan produk digital di TikTok tetap bisa dilakukan. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa memanfaatkan TikTok sebagai sumber trafik sekaligus tempat transaksi, walaupun harus sedikit kreatif dalam mengakalinya.

Mari bahas dua jalur utama: pertama lewat TikTok Shop, kedua lewat funnel atau alur penjualan di luar TikTok.

1. Jualan Lewat TikTok Shop

Saat ini TikTok Shop memang belum mendukung produk digital secara langsung. Tapi ada trik yang bisa kamu pakai: manfaatkan sistem ongkos kirim. Caranya, tetap upload produk digital kamu seolah produk fisik. Nantinya pembeli akan tetap dikenakan ongkir. Setelah transaksi selesai, kamu bisa mengembalikan ongkir itu ke pembeli lewat transfer bank atau e-wallet. Jangan lupa cantumkan aturan ini di deskripsi produk supaya pembeli paham sejak awal. Dengan cara ini, jualan produk digital di TikTok Shop jadi mungkin dilakukan meski agak ribet di awal.

2. TikTok Sebagai Sumber Trafik

Kalau kamu ingin cara jualan produk digital di TikTok yang lebih fleksibel, gunakan TikTok sebagai sumber trafik. Konsepnya simpel: bikin konten menarik yang relate dengan produk kamu, lalu arahkan penonton ke link di luar TikTok untuk transaksi. Funnel ini bisa kamu atur sesuai kebutuhan, misalnya:

– Video TikTok → Lynk.id (produk langsung otomatis dikirim setelah bayar)
– Video TikTok → Shopee (pakai sistem termasuk ongkir atau ganti ongkir manual)
– Video TikTok → Website atau platform sendiri
– Video TikTok → DM/WhatsApp untuk closing manual

Caranya, tambahkan link call-to-action di bio atau di deskripsi video. Pastikan isi kontenmu natural, bermanfaat, dan nyambung dengan produk digital yang kamu jual. Semakin menarik konten, semakin besar kemungkinan orang klik link yang kamu pasang. Inilah kenapa cara jualan produk digital di TikTok sangat bergantung pada konsistensi bikin konten dan seberapa jago kamu mengarahkan penonton ke funnel penjualan.

Dengan gabungan TikTok Shop dan strategi funnel ke luar platform, kamu bisa menjadikan TikTok bukan cuma media sosial, tapi juga mesin penjualan produk digital yang efektif.

Cara Jualan Produk Digital di Website Sendiri

Banyak orang nyaman jualan produk digital di marketplace karena tinggal upload produk lalu beres. Tapi kalau kamu pengin pegang kendali penuh atas bisnis, cara jualan produk digital di website sendiri jauh lebih menarik. Memang agak ribet di awal karena butuh bikin website, setting pembayaran, sampai mikirin trafik sendiri. Tapi keuntungannya sepadan: kamu nggak kena potongan biaya admin, aturan main sepenuhnya ada di tanganmu, data pembeli bisa kamu simpan dan analisis sendiri, plus brand kamu jadi kelihatan jauh lebih profesional.

Keunggulan lain, kamu bisa kustomisasi website sesuka hati. Mau bikin tampilan simpel, atau full dengan landing page yang persuasif, semua bisa diatur tanpa ada batasan dari platform lain. Jadi meskipun effort di awal lumayan, website ini bisa jadi aset jangka panjang yang nilainya besar banget buat bisnis digital kamu.

1. Bangun Website Membership

Supaya pembeli bisa langsung akses produk setelah bayar, kamu perlu bikin sistem membership. Kalau pakai WordPress, ada beberapa plugin yang sering dipakai:

MemberPress: mudah digunakan, cocok untuk produk digital yang butuh akses login.
Restrict Content Pro: lebih ringan, pas buat konten eksklusif atau file download tertentu.
Paid Memberships Pro: fleksibel, bisa bikin level akses berbeda sesuai paket harga.

Kalau nggak mau pakai WordPress, ada juga script membership standalone yang bisa langsung dipasang di hosting. Biasanya script ini sudah menyediakan sistem login, manajemen user, sampai pengaturan download file.

2. Integrasi Payment Gateway

Biar transaksi berjalan otomatis, hubungkan websitemu ke payment gateway. Di Indonesia ada banyak pilihan seperti Midtrans, Xendit, Doku, atau Faspay. Dengan begitu, setiap kali pembeli selesai bayar, sistem langsung kasih akses ke produk digitalnya tanpa perlu campur tangan manual. Ini bikin pengalaman belanja jadi lebih nyaman dan profesional.

3. Siapkan Sumber Trafik

Website udah siap, sistem pembayaran juga udah jalan. Nah, PR berikutnya adalah mendatangkan trafik. Ada beberapa jalur yang bisa kamu pilih: optimasi SEO biar websitemu nongol di Google, pasang iklan berbayar di Facebook atau Google Ads, manfaatkan konten TikTok atau Instagram untuk narik audiens, bahkan bisa juga pakai email marketing. Intinya, semakin konsisten kamu narik trafik, semakin besar peluang jualan produk digital di website sendiri jadi sukses.

Cara jualan produk digital di website sendiri memang butuh usaha lebih, tapi hasilnya jangka panjang banget. Semua sistem bisa kamu kendalikan penuh, margin lebih besar, dan kamu nggak perlu khawatir kena aturan mendadak dari platform lain.

Cara Jualan Produk Digital di Canva

Canva sekarang jadi salah satu tools desain yang paling populer. Dari mahasiswa, freelancer, sampai pebisnis, hampir semua orang pakai Canva untuk bikin desain cepat dan praktis. Nah, selain dipakai buat bikin desain, ada peluang lain yang bisa kamu manfaatkan, yaitu cara jualan produk digital di Canva lewat program Canva Contributors.

Program ini memungkinkan kamu untuk mengunggah aset digital buatan sendiri, lalu setiap kali ada orang yang menggunakan aset tersebut di Canva, kamu akan dapat komisi. Jadi bisa dibilang, cara jualan produk digital di Canva itu modelnya mirip royalty-based. Kamu bikin sekali, tapi potensi hasilnya bisa berkali-kali selama orang terus menggunakan asetmu.

Tapi perlu dicatat, nggak semua produk digital bisa kamu jual di sini. Cara jualan produk digital di Canva hanya berlaku untuk item tertentu seperti foto, grafik, stiker, ilustrasi, dan juga video. Kalau kamu fotografer, videografer, atau desainer grafis yang punya banyak karya visual, program ini cocok banget. Yang penting, kualitas karya harus bagus supaya menarik buat pengguna Canva.

1. Daftar ke Canva Contributors

Langkah pertama cara jualan produk digital di Canva adalah mendaftar ke program Canva Contributors. Tinggal buka halaman resminya, isi formulir pendaftaran, lalu tunggu konfirmasi. Tapi program ini tidak selalu terbuka sepanjang waktu, jadi kamu harus rajin cek apakah pendaftaran lagi dibuka atau nggak.

2. Upload Produk Digital

Kalau akunmu sudah disetujui, kamu bisa mulai upload produk digital. Pastikan file sesuai dengan standar yang ditentukan Canva, baik itu dari segi ukuran, format, maupun kualitas. Semakin rapi dan menarik hasil karyamu, semakin besar peluang dipakai banyak orang.

3. Dapatkan Komisi

Setiap kali ada orang yang menggunakan asetmu di Canva, kamu akan mendapatkan komisi. Besarnya tergantung pada sistem pembagian Canva, tapi intinya semakin sering dipakai, semakin besar penghasilanmu. Jadi kuncinya di sini adalah konsistensi upload aset berkualitas. Cara jualan produk digital di Canva ini bisa jadi sumber penghasilan pasif kalau ditekuni serius.

Singkatnya, cara jualan produk digital di Canva lewat program Canva Contributors adalah peluang menarik buat kamu yang punya skill visual. Cukup sekali bikin, tapi bisa menghasilkan berulang kali selama ada orang yang memakai karyamu. Jadi pastikan kualitas asetmu benar-benar bagus dan relevan dengan tren desain yang banyak dicari.

Produk PLR untuk Jualan Produk Digital

Pada akhirnya, di manapun kamu memilih untuk jualan—mau itu di Shopee, Tokopedia, TikTok, Etsy, atau bahkan di website sendiri—hal paling penting tetap ada di produknya. Strategi marketing bisa bagus banget, tapi kalau produk yang dijual nggak menarik atau malah susah dibuat, ya hasilnya nggak akan maksimal.

Masalahnya, cara membuat produk digital itu nggak semudah kelihatannya. Butuh waktu, riset, skill, dan juga tenaga ekstra. Karena itu, banyak orang akhirnya memilih jalan yang lebih praktis: beli produk digital yang sudah jadi. Salah satunya adalah produk dengan lisensi PLR (Private Label Rights). Dengan produk PLR, kamu bisa langsung jual lagi, rebrand, atau bahkan modifikasi sesuai kebutuhanmu tanpa harus bikin semuanya dari nol.

Produk PLR

Saya sendiri menyediakan paket produk digital dengan lisensi PLR yang bisa langsung kamu pakai buat jualan. Harganya sangat terjangkau, cuma Rp149 ribuan kamu sudah dapat 180 produk digital dengan berbagai jenis. Isinya lengkap, mulai dari ebook, template, kursus, dan masih banyak lagi. Jadi kamu tinggal pilih produk mana yang mau dijual, tanpa harus pusing bikin produk baru dari awal.

Kalau kamu serius mau mulai jualan produk digital tanpa ribet bikin produk sendiri, ini bisa jadi jalan pintas terbaik. Klik tombol di bawah untuk langsung dapatkan paket produk digital PLR ini dan mulai bangun bisnismu sekarang juga.

Punya pertanyaan?